breadcrumb
breadcrumb
menu
Menu Cepat
Artikel Kampus
Informasi & berita terbaru
FEB UNAS Edukasi Mahasiswa Cara Memilih Jurnal Bereputasi dan Menghindari Jurnal Predator
FEB UNAS menggelar workshop untuk membekali mahasiswa memahami cara memilih jurnal bereputasi, mengenali jurnal predator, serta menyusun strategi publikasi ilmiah sesuai standar internasional.
Publikasi ilmiah menjadi salah satu bagian penting dalam dunia akademik, terutama bagi mahasiswa tingkat akhir, mahasiswa pascasarjana, dosen, maupun peneliti. Melalui publikasi, hasil penelitian dapat disebarluaskan, dikembangkan, dan memberikan kontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan. Namun, di tengah meningkatnya kebutuhan publikasi ilmiah, muncul tantangan yang tidak bisa diabaikan, yaitu maraknya praktik jurnal predator.
Jurnal predator merupakan jurnal yang lebih mengutamakan keuntungan finansial dibandingkan kualitas akademik. Jurnal jenis ini sering menawarkan proses publikasi yang cepat dan mudah, tetapi tidak menjalankan standar penelaahan ilmiah (peer review) yang semestinya. Akibatnya, artikel yang diterbitkan berpotensi tidak diakui dalam penilaian akademik dan bahkan dapat merugikan reputasi penulisnya.
Melihat pentingnya pemahaman mengenai publikasi ilmiah yang kredibel, Program Pascasarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nasional (UNAS) menyelenggarakan workshop bertema “Tips Memilih Jurnal Bereputasi (Q1-Q4) dan Menghindari Jurnal Predator� pada Senin (22/6/2026) di Menara UNAS, Jakarta.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi akademik mahasiswa agar mampu memilih jurnal internasional yang kredibel serta memahami proses publikasi yang sesuai dengan standar dan etika akademik internasional.
Mengapa Mahasiswa Perlu Waspada terhadap Jurnal Predator?
Bagi sebagian mahasiswa dan peneliti pemula, proses publikasi jurnal internasional sering kali dianggap rumit dan memakan waktu. Kondisi ini kerap dimanfaatkan oleh jurnal predator yang menawarkan kemudahan publikasi dalam waktu singkat.
Padahal, kemudahan tersebut justru dapat menjadi jebakan. Tidak sedikit akademisi yang telah mengeluarkan biaya publikasi dalam jumlah besar, tetapi jurnal yang dipilih ternyata tidak memiliki kredibilitas yang baik atau bahkan kehilangan status indeksasinya.
Dekan FEB UNAS, Prof. Dr. Edi Sugiono, menegaskan bahwa kurangnya pemahaman mengenai jurnal predator masih menjadi salah satu penyebab banyak akademisi mengalami kerugian, baik secara finansial maupun dari sisi reputasi akademik. Karena itu, pemahaman mengenai karakteristik jurnal yang kredibel menjadi keterampilan penting yang perlu dimiliki mahasiswa sejak dini.
Ciri-Ciri Jurnal Predator yang Perlu Dikenali
Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai berbagai indikator yang dapat digunakan untuk mengenali jurnal predator.
Secara umum, jurnal predator memiliki beberapa karakteristik seperti:
- Proses review yang berlangsung sangat cepat dan tidak wajar
- Dewan editor yang tidak jelas atau sulit diverifikasi
- Biaya publikasi yang tidak transparan
- Ruang lingkup jurnal yang terlalu luas dan tidak spesifik
- Kualitas artikel yang diterbitkan tidak konsisten
- Sering mengirim undangan publikasi secara massal melalui email
Jurnal-jurnal semacam ini biasanya lebih fokus memperoleh keuntungan dari biaya publikasi dibandingkan menjaga kualitas dan integritas ilmiah. Oleh karena itu, mahasiswa perlu lebih teliti sebelum memutuskan mengirimkan artikel ke suatu jurnal.
Jangan Hanya Mengandalkan Status Scopus
Salah satu kesalahan yang masih sering dilakukan penulis pemula adalah menganggap semua jurnal yang pernah terindeks Scopus pasti aman untuk publikasi.
Faktanya, beberapa jurnal dapat kehilangan status indeksasinya akibat pelanggaran etika publikasi atau tidak lagi memenuhi standar kualitas yang ditetapkan lembaga pengindeks internasional. Karena itu, mahasiswa dan peneliti perlu melakukan pengecekan secara berkala terhadap status jurnal yang dituju.
Beberapa platform yang dapat digunakan untuk melakukan verifikasi antara lain:
- Scimago Journal Rank (SJR)
- Web of Science
- Scopus Sources
- Directory of Open Access Journals (DOAJ)
Melalui platform tersebut, penulis dapat melihat reputasi jurnal, peringkat kuartil (Q1-Q4), cakupan bidang keilmuan, hingga rekam jejak publikasinya.
Strategi Memilih Jurnal yang Tepat
Selain membahas bahaya jurnal predator, workshop juga memberikan pemahaman mengenai strategi memilih jurnal yang sesuai dengan bidang penelitian. Pemilihan jurnal yang tepat tidak hanya meningkatkan peluang diterimanya artikel, tetapi juga membantu hasil penelitian menjangkau audiens yang lebih relevan.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengirim artikel antara lain:
- Kesesuaian topik penelitian dengan fokus jurnal
- Kualitas proses editorial dan peer review
- Reputasi penerbit
- Status indeksasi dan kuartil jurnal
- Kebijakan biaya publikasi
- Pilihan publikasi open access maupun diamond open access
Dengan memahami aspek-aspek tersebut, mahasiswa dapat menyusun strategi publikasi yang lebih efektif dan terarah.
Literasi Publikasi Menjadi Bekal Penting Mahasiswa
Di era akademik yang semakin kompetitif, kemampuan menulis artikel ilmiah saja tidak cukup. Mahasiswa juga perlu memahami ekosistem publikasi ilmiah agar hasil penelitian yang mereka lakukan dapat memberikan dampak yang lebih luas.
Pemahaman mengenai jurnal bereputasi, sistem editorial, hingga etika publikasi menjadi bekal penting dalam membangun karier akademik maupun profesional. Selain membantu meningkatkan kualitas penelitian, kemampuan ini juga dapat membuka peluang kolaborasi, memperluas jaringan akademik, serta meningkatkan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional.
Mengembangkan Karier Akademik Bersama UNAS
Komitmen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nasional (UNAS) dalam meningkatkan literasi publikasi ilmiah menunjukkan keseriusan kampus ini dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memahami etika penelitian dan publikasi internasional. Sebagai salah satu perguruan tinggi yang telah memiliki reputasi baik di Indonesia, UNAS terus menghadirkan berbagai program pendidikan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan pekerjaan, UNAS juga menyediakan berbagai program studi melalui Program Perkuliahan Karyawan (P2K) dengan sistem pembelajaran yang fleksibel. Mahasiswa dapat memilih metode belajar yang sesuai dengan kebutuhan, mulai dari tatap muka, hybrid learning, hingga blended learning, sehingga proses kuliah dapat berjalan lebih efektif tanpa mengganggu aktivitas profesional.
Beberapa program studi yang tersedia melalui Program Perkuliahan Karyawan (P2K) di UNAS antara lain:
Program Sarjana (S1)
- S1 Akuntansi
- S1 Bisnis Digital
- S1 Fisika
- S1 Informatika
- S1 Manajemen
- S1 Pariwisata
- S1 Sistem Informasi
- S1 Teknik Elektro
- S1 Teknik Fisika
- S1 Teknik Mesin
Program Magister (S2)
Program Doktor (S3)
Dengan pilihan jenjang pendidikan yang lengkap, biaya kuliah yang dapat dicicil per bulan, serta sistem pembelajaran yang fleksibel, UNAS memberikan kesempatan lebih luas bagi para profesional maupun lulusan baru untuk meningkatkan kompetensi akademik dan memperluas peluang karier. Melalui pendidikan yang berkualitas dan adaptif terhadap perkembangan zaman, mahasiswa dapat mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang kompetitif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global.
Ingin Mengembangkan Karier Akademik dan Profesional Bersama UNAS?
Pada akhirnya, publikasi ilmiah yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menulis penelitian, tetapi juga oleh kecermatan dalam memilih jurnal yang kredibel dan bereputasi. Pemahaman mengenai jurnal predator, proses peer review, serta standar publikasi internasional menjadi bekal penting bagi mahasiswa dan peneliti untuk menjaga integritas akademik sekaligus meningkatkan dampak penelitian yang dihasilkan. Melalui kegiatan edukatif seperti workshop yang diselenggarakan FEB UNAS, mahasiswa diharapkan semakin siap menghadapi tantangan publikasi ilmiah global dan mampu menghasilkan karya yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan, dunia industri, maupun masyarakat luas.
Jika kamu ingin melanjutkan pendidikan di kampus yang tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga mendukung pengembangan kompetensi riset, publikasi ilmiah, dan kesiapan karier. Daftarkan dirimu di Universitas Nasional (UNAS) melalui Program Perkuliahan Karyawan (P2K). Dengan pilihan metode pembelajaran yang fleksibel, mulai dari tatap muka, hybrid learning, hingga blended learning, kamu tetap bisa kuliah sambil bekerja atau menjalankan aktivitas lainnya tanpa mengorbankan kualitas pendidikan.
Ikuti juga informasi terbaru seputar pendidikan, beasiswa, dan karier melalui Instagram, TikTok, LinkedIn, Website, atau bergabung di Channel WhatsApp Komunitas Edukatif untuk mendapatkan berbagai informasi dan inspirasi yang dapat membantumu mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Artikel ini merupakan hasil saduran dan pengembangan informasi dari artikel resmi yang dipublikasikan oleh Universitas Nasional (UNAS) Seluruh informasi utama terkait program dan kegiatan akademik merujuk pada sumber resmi kampus, kemudian disesuaikan kembali untuk pembaca eduNitas.
Hubungi layanan kami
Pusat Bantuan Kampus
Kampus UNAS • Jl. Sawo Manila No.61, RT.14/RW.7, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Tagged (Tags) :
© 2026 Universitas Nasional. All rights reserved.
UNAS