Program Perkuliahan Karyawan
UNIVERSITAS NASIONAL

UNIVERSITAS NASIONAL

UNAS
Karier dan Pendidikan

Cara Manajer Senior Beralih ke Akademisi-Praktisi dan Penasihat Riset Dewan: Saat Pengalaman Memimpin Menjadi Pengetahuan yang Dibagikan

Pelajari transisi manajer senior ke akademisi-praktisi, dari pengalaman memimpin hingga peran S3 Ilmu Manajemen dalam membangun riset dan kontribusi.

Cara Manajer Senior Beralih ke Akademisi-Praktisi dan Penasihat Riset Dewan: Saat Pengalaman Memimpin Menjadi Pengetahuan yang Dibagikan

Sudah 8–18 tahun menentukan strategi organisasi, memimpin tim, mengevaluasi kinerja, dan mengambil keputusan penting, tetapi mulai ingin memberi kontribusi melalui riset dan pengembangan pengetahuan?

Peralihan dari manajer senior ke akademisi-praktisi dan penasihat riset dewan tidak harus berarti meninggalkan dunia bisnis. Pengalaman panjang memimpin organisasi justru dapat menjadi modal utama untuk membangun kajian yang relevan dengan persoalan nyata.

 

Ketika Wawasan Manajerial Belum Terhimpun Menjadi Kontribusi Akademik

Manajer senior biasanya sudah memiliki banyak pengalaman tentang strategi, kepemimpinan, perubahan organisasi, serta pengambilan keputusan.

Namun, pengalaman tersebut belum selalu disusun menjadi pengetahuan yang dapat diuji, ditulis, dipublikasikan, atau digunakan sebagai dasar rekomendasi bagi organisasi lain.

Keinginan berpindah peran mulai terasa ketika profesional ingin menjawab bukan hanya “apa keputusan yang berhasil?”, tetapi juga mengapa keputusan tersebut bekerja dan bagaimana pembelajarannya dapat diterapkan secara lebih luas.

Baca juga: Tren Pekerjaan Lulusan S3 Ilmu Manajemen: Riset Manajemen dan Kepemimpinan Transformasi

 

Akademisi-Praktisi Menghubungkan Pengalaman, Teori, Riset, dan Keputusan Dewan

Akademisi-praktisi berada di antara dunia praktik dan keilmuan.

Pengalaman eksekutif menjadi modal karena profesional sudah memahami kompleksitas keputusan nyata. Namun, pengalaman tersebut perlu dipadukan dengan metodologi riset manajemen, teori organisasi, strategi, analisis, konsultansi, dan publikasi ilmiah.

Kemampuan ini membantu profesional mengubah pengalaman menjadi kajian yang lebih sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

S3 Ilmu Manajemen Membantu Menguatkan Riset dan Pemikiran Strategis

S3 Ilmu Manajemen dapat membantu profesional memperdalam metodologi penelitian, teori organisasi, strategi bisnis, dan pengembangan pemikiran dalam bidang manajemen.

Persoalan yang selama ini ditemui dalam organisasi dapat dikembangkan menjadi pertanyaan riset, studi, atau kajian yang menghasilkan kontribusi akademik sekaligus relevan bagi praktik.

Baca juga: Kuliah S3 Ilmu Manajemen Kelas Karyawan untuk Manajer Senior

Disertasi, publikasi ilmiah, seminar, dan proyek riset dapat menjadi bagian dari rekam jejak menuju identitas akademisi-praktisi.

Pendidikan doktoral tentu tidak otomatis menjadikan seseorang penasihat dewan atau akademisi. Kredibilitas tetap dibangun melalui kualitas penelitian, pengalaman profesional, publikasi, jaringan, dan kemampuan menerjemahkan temuan menjadi masukan strategis.

 

Dari Pemimpin Bisnis Menjadi Penghasil dan Penyebar Pengetahuan Manajemen

Pengalaman memimpin membuat seorang manajer memiliki banyak pola, keputusan, keberhasilan, dan kegagalan yang dapat menjadi sumber pengetahuan.

Ketika pengalaman tersebut dipadukan dengan teori dan metodologi riset, profesional dapat bergerak dari sekadar mengambil keputusan menuju menghasilkan pengetahuan yang membantu orang lain mengambil keputusan dengan lebih baik.

Dari sinilah pengalaman eksekutif dapat berkembang menjadi kontribusi akademik dan profesional jangka panjang.

 

Kembangkan Bekal Akademisi-Praktisi dan Penasihat Riset Dewan sambil Bekerja di Kelas Karyawan Unas

Kelas Karyawan Unas menyediakan P2K S3 Ilmu Manajemen bagi profesional senior yang ingin memperdalam riset sambil tetap menjalankan pekerjaan.

Perkuliahan tersedia Senin hingga Kamis pukul 18.30–21.00 melalui Hybrid Learning. Informasi lengkap dapat dilihat pada halaman jadwal Kelas Karyawan Unas.

Biaya awal sebesar Rp3.000.000 dengan angsuran mulai Rp2.860.000 per bulan. Rinciannya dapat dipelajari melalui halaman biaya kuliah S3 Ilmu Manajemen Unas.

 

Jika akademisi-praktisi mulai terlihat sebagai arah karier berikutnya, mulailah dengan memetakan persoalan organisasi yang paling sering kamu hadapi, gagasan yang ingin diuji, serta kontribusi pengetahuan yang ingin dibangun. Pengalaman memimpin dapat menjadi lebih bernilai ketika diterjemahkan menjadi riset, publikasi, dan wawasan yang dapat digunakan oleh organisasi maupun generasi profesional berikutnya.